SISTEM INFORMASI, ORGANISASI, MANAJEMEN DAN STRATEGI
Organisasi
adalah struktur sosial resmi stabil yang memiliki sumber-sumber berasal dari lingkungan
dan memproses sumber-sumber itu agar menghasilkan output.
Definisi behavioral organisasi adalah kumpulan hak, hak khusus, kewajiban, dan
tanggung jawab yang harus dengan cermat diseimbangkan selama periode waktu
tertentu melalui konflik dan resolusi konflik.
Fitur fitur Umum Organisasi
Organisasi adalah birokrasi yang memiliki fitur-fitur “struktural” tertentu.
Birokrasi yaitu organisasi formal yang memiliki pembagian yang jelas mengenai
tenaga kerja, prosedur, dan aturan abstrak, dan pengambilan keputusan yang
bersifat netral yang menggunakan kualifikasi teknis dan profesionalisme sebagai
dasar kenaikan pangkat karyawan.
Karakteristik struktural semua organisasi :
- pembagian tenaga kerja secara
jelas
- hierarki
- prosedur dan aturan yang
eksplisit
- keputusan-keputusan yang
bersifat netral
- dasar kualifikasi teknis untuk
posisi jabatan
- efisiensi organisasi maksimum
Rutinitas Dan Proses Bisnis
Organisasi memiliki kegiatan menyerap sumberdaya , mengolah serta memproduksi.
rutinitas, merupakan SOP (Standar Operating Procedures) yang biasanya terdiri
dari aturan, prosedur serta praktik yang telah dikembangkan untuk memenuhi
keadaan yang diharapkan. Proses bisnis, merupakan sekumpulan dari rutinitas.
Dengan mengamati proses bisnis kita akan dapat melihat/memahami bagaimana
bisnis dalam perusahaan bekerja.
System informasi terkait dengan politik organisasi karena mempengaruhi akses ke
sumber utama, yaitu informasi. System informasi berpotensi mengubah struktur,
budaya, politik, dan kerja organisasi. Alasan paling umum dari kegagalan
proyek-proyek besar mengarah kepada hambatan perubahan politikal dan
organisasional.
Prosedur standar pengoperasian, aturan-aturan, prosedur dan praktik-praktik
yang seksama yang dikembangkan oleh organisasi untuk dapat mencakup semua
situasi yang mungkin dihadapi.
Politik organisasi, perbedaan-perbedaan ini menjadi persoalan bagi manajer dan
karyawan, dan hasilnya adalah pergolakan politik, persaingan, dan konflik di
dalam organisasi. Hambatan politik adalah salah satu dari sekian banyak
kesulitan terbesar untuk membawa perubahan organisasi, khususnya perkembangan
sistem informasi yang baru.
Kultur organisasi adalah kumpulan asumsi fundamental seperti itu mengenai
produk apa yang harus dihasilkan organisasi, bagaimana prosesnya, di mana, dan
untuk siapa.
Fitur fitur Khusus Organisasi
Fitur-fitur khusus organisasi meliputi struktur, sasaran, konstituensi, gaya
kepemimpinan, tugas-tugas, dan lingkungan sekitar yang berbeda.
A. Tipe Organisasi
Struktur pengusaha, struktur sederhana dan dikelola oleh pengusaha yang
bertindak sebagai direktur pelaksana tunggal. Contoh bisnis kecil baru.
Birokrasi mesin, birokrasi besar yang ada di lingkungan yang lambat berubah,
menghasilkancommon Organisasi, semua organisasi memiliki beberapa fitur "struktural"
serupa.
Birokrasi divisional, kombinasi dari bergam birokrasi mesin, masing-masing
menghasilkan produk dan layanan yang berbeda, semuadikendalikan dari kantor
pusat. Contohnya Perusahaan-perusahaan Fortune 500.
Birokrasi professional, organisasi berbasis pengetahuan di mana bentuk
barrang-barang produksi dan jasa tergantung pada keahlian dan pengetahuan para
professional. Contohnya perusahaan hukum, rumah sakitadhokrasi, organisasi
‘satuan tugas’ yang harus merespon lingkungan yang berubah dengan pesat.
Misalnya perusahaan konsulatan.
B. Lingkungan
Organisasi
dan lingkungan memiliki hubungan timbal balik. Pada satu sisi, organisasi
terbuka dan bergantung pada lingkungan social dan fisik disekitarnya. Di sisi
lain, organisasi bias mempengaruhi lingkungannya. Perbedaan-perbedaan lain
diantara organisasi antara lain :
Sasaran utama yang hendak dicapai dan tipe kekuatan yang digunakan untuk
mencapainya. Ada yang menggunakan sasaran koersif (penjara) dan sasaran praktis
(bisnis). Ada juga yang menggunakan sasaran normative (universitas).
Organisasai melayani kelompok dan memiliki wilayah yang beragam, sebagian
memberi keuntungan bagi anggotanya, sebagian lagi memberikan keuntungan kepada
klien, pemegang saham atau publiknya.
Sifat kepemimpinan dari tiap-tiap organisasi sangat berbeda satu sama lain.
Satu organisasi mungkin cenderung demokratis atau otoriter daripada lainnya.
Tugas-tugas yang dijalankan dan teknologi yang digunakan. Sebagian organisasi
menjalankan tugas-tugas rutin utama yang bias dikurangi menjadi aturan-aturan
formal yang memerlukan sedikit keputusan, sementara yang lainnya memiliki tugas
utama nonrutin.
PERUBAHAN SISTEM INFORMASI DALAM ORGANISASI
(a) Infrastruktur Teknologi Informasi dan Layanan Teknologi Informasi
Salah satu
cara agar organisasi bisa mempengaruhi bagaimana teknologi informasi digunakan
yaitu melalui keputusan-keputusan mengenai konfigurasi teknis dan
organisasional dari system, siapa yang akan mendesain, membangun dan memelihara
infrastruktur IT organisasi. Uniot yang bertanggung jawab memelihara layanan
teknologi (hardware, software, data storage, dan network) disebut departemen
system informasi.
Departemen
system informasi terdiri dari para ahli, seperti programmer, analis system.
Pemimpin proyek, dan manajer system informasi. Programmer adalah ahli teknis
terlatih yang membuat instruksi perangkata lunak pada computer. Analis system
bertugas menyususn hubungan antar kelompok system informasi dan
kelompok-kelompok lain dalam organisasi. Manajer system informasi adalah
pemimpin dari beragam ahli pada departemen system informasi.
Selain itu
ada juga Chief information officer (CIO) dan end-user. CIO tergolong manajer
senior yang bertugas mengepalai fungsi system informasi di dalam perusahaan.
Sedangkan end-user adalah perwakilan di luar kelompok system informasi sebagai
objek sasaran pengembangan aplikasi.
(b) Bagaimana system informasi mempengaruhi organisasi
Teori ekonomi.
- IT mengganti biaya modal dan
biaya informasi
- Teknologi system informasi
merupakan factor produksi seperti halnya modal dan tenaga kerja
- Teori biaya transaksi
menyatakan bahwa perusahaan berusaha mengurangi biaya transaksi.
- IT membantu perusahaan menekan
biaya transaksi. Jika biaya transaksi menurun, jumlah karyawan juga
mengecil karena semakin murah dan mudah bagi perusahaan untuk membuat
kontrak pembelian barang-barang dan jasa di pasar disbanding membuat
sendiri produk dan jasanya.
- Teori agensi mengatakan
perusahaan memiliki ikatan kontrak di antara bagian-bagian yang harus
diawasi dan dikelola.
- IT bias mengurangi biaya
agensi, memungkinkan perusahaan untuk tumbuh tanpa menambah biaya
pengawasan, dan tanpa menambah tenaga kerja.
Teori
Behavioral
- IT membuat organisasi lebih
ramping.
- IT mampu mengubah hierarki
pengambilan keputusan dengan menekan biaya informasi
- memperluas distribusi informasi
- mempercepat proses pengambilan
keputusan
- memfasilitasi pekerja
tingkat-bawah untuk membuat keputusan tanpa pengawasan dan meningkatkan
efisiensi manajemen
- Rentang pengendalian perusahaan
juga akan meningkat
Pada organisasi postindustri,
otoritas meningkat bergantung pada pengetahuan dan kompetensi. Jadi, bentuk
menjadi ramping karena para pekerja professional cenderung berciri
self-managing; dan pengambilan keputusan menjadi lebih terdessentralisasi
sementara pengetahuan dan informasi semakin tersebar secara luas.
Teknologi
informasi mendorong jaringan task force organisasi dimana kelompok-kelompok
professional bertemu baik langsung maupun melalui media elektronik untuk
menyelesaikan pekerjaan tertentu. Hal ini mengarah pada organisasi virtual,
yaitu organisasi yang memanfaatkan jaringan untuk menghubungkan orang, asset,
dan gagasan dalam menciptakan dan mendistribusikan produk dan layanan tanpa
terbatasi oleh batasan-batsan tradisional organisasi atau lokasi fisik.
System
informasi terkait dengan politik organisasi karena mempengaruhi akses ke sumber
utama, yaitu informasi. System informasi berpotensi mengubah struktur, budaya,
politik, dan kerja organisasi. Alasan paling umum dari kegagalan proyek-proyek
besar mengarah kepada hambatan perubahan politikal dan organisasional.
(c) Internet dan Organisasi
Internet
meningkatkan aksesbilitas, penyimpanan, dan distribusi informasi dan
pengetahuan untuk organisasi. Internet mampu secara dramatis menekan biaya transaksi
dan agensi. Bisnis secara cepat membangun kembali sebagian proses bisnis
intinya melalui teknologi internet dan menjadikan teknologi ini sebagai
komponen pokok bagi infrastruktur teknologi informasi. Jika jaringan lebih
dimanfaatkan secara efisien, hasilnya berupa proses bisnis lebih mudah
dilakukan, karyawan yang dibutuhkan lebih sedikit, dan organisasi menjadi lebih
ramping daripada waktu lalu.
MANAJER, PENGAMBILAN KEPUTUSAN, DAN SISTEM INFORMASI
Peran manajer dalam organisasi
Tanggung
jawab seorang manajer meliputi pengambilan keputusan, membuat laporan,
menghadiri pertemuan, mengatur perayaan-perayaan. Untuk lebih memahami
fungsi-fungsi manajerial dan perannya kita bias meneliti mdel-model klasik dan
kontemporer dari perilaku manajerial.
Model klasik manajemen, deskripsi tradisional dari manajemen yang berfokus pada
fungsi-fungsi formal dari manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian,
koordinasi, pengambilan keputusan, dan pengendalian. Model behavioral
mendeskripsikan manajemen berdasar observasi dari apa yang sesungguhnya
dilakukan oleh manajer dalam pekerjaan.
Peran manajerial adalah aktivitas yang harus dijalankan manajer dalam esbuah
organisasi. Dikategorikan menjadi: interpersonal, informasional, dan
desicional. Peran interpersonal ditujukan untuk peran manajerial di mana
manajer bertindak sebagai figure kepala dan pemimpin organisasi. Peran
informasional lebih mengacu kearah peran manajerial di mana manjer menjadi
pusat nadi organisasi, menerima dan menyebarkan informasi penting. Sedangkan
peran desicional lebih kepada peran manajerial dimana manajer menginisiasi
aktivitas, menangani kesulitan, mengalokasikan sumber-sumber, dan
menegosiasikan konflik.
Manajer dan pengambilan keputusan
System
informasi telah membantu manajer untuk mengkomunikasikan dan mendistribusikan
informasi, namun hanya memberi bantuan terbatas untuk pengambilan keputusan
manajemen.
Model pengambilan keputusan :
- model rasional, model perilaku manusia
berdasarkan keyakinan bahwa orang-orang, organisasi, dan bangsa
menjalankan kalkulasi pemaksimalan niali, yang seacra mendasar konsisten
- model organisasional, model-model pengambilan
keputusan yang memperhitungkan karakteristik politik dan structural dari
organisasi
- model birokrasi, Apa pun yang dilakukan
organisasi adalah hasil dari rutinitas dan adanya proses bisnis yang
terasah oleh penggunaan aktif selama bertahun-tahun
Implikasi
bagi Desain dan Pemahaman Sistem Informasi
Faktor yang perlu dipertimbangkan ketika merencanakan sebuah sistem baru:
- Lingkungan dimana organisasi
harus berfungsi
- Struktur organisasi: hirarki,
spesialisasi, rutinitas, dan proses bisnis
- budaya dan politik Organisasi
- Jenis organisasi dan gaya
kepemimpinan
- Kelompok-kelompok utama terkait
yang mempengaruhi sistem dan sikap pekerja yang akan menggunakan sistem
tersebut
- Jenis-jenis tugas, keputusan,
dan proses bisnis yang dirancang untuk membantu sistem informasi
Karakteristik
untuk diingat ketika Merancang Systems:
- Fleksibilitas dan beberapa
pilihan untuk mengevaluasi penanganan data dan informasi
- Kemampuan untuk mendukung
berbagai gaya, keterampilan, dan pengetahuan manajemen.
- Kemampuan untuk melacak banyak
alternatif dan konsekuensi
- Kepekaan terhadap birokrasi
organisasi dan persyaratan politik
SISTEM INFORMASI DAN STRATEGI BISNIS
Sistem
informasi strategis, sistem komputer yang digunakan level organisasi untuk
mengubah sasaran, pengoperasian, produk, jasa, atau relasi lingkungan untuk
membantu organisai meraih keunggulan kompetitif.
Keputusan strategi bisnis dari perusahaan tergantung pada:
- Produk dan jasa yang dhasilkan
perusahaan
- Industri di mana perusahaan
bersaing
- Pesaing, pemasok, dan pelanggan
dari perusahaan
- Tujuan jangka panjang dari
perusahaan
Strategi
level Bisnis: Model Rantai Nilai
Strategi yang paling umum untuk level ini adalah:
- menjadi penghasil produk dengan
biaya produksi yang rendah
- mendiferensiasikan produk dan
jasa
- mengubah lingkup persaingan
baik dengan cara memperluas pasar sampai ke pasar global maupun dengan
mempersempit pasar.
Model
rantai nilai, model yang memberi perhatian pada aktivitas primer dan pendukung
yang menambah nilai bagi produk dan jasa perusahaan di mana sistem informasi
paling baik diterapkan untuk mendapatkan keunggulan kompetitif.
Aktivitas primer yaituaktivitas yang langsung berhubungan dengan produksi dan
distribusi produk perusahaan atau jasa. Sedangkan aktivitas pendukung adalah
aktivitas yang memungkinkan pelaksanaan aktivitas primer. Terdiri dari
infrastruktur organisasi, sumber daya manusia, teknologi, dan pengadaan.
Nilai web mengacu ke jaringan pelanggan-terkendali pada perusahaan yang
memanfaatkan teknologi informasi untuk mengkoordinasikan rantai nilainya agar
secara kolektif menghasilkan produk atau jasa kepada pasar.
Produk dan Jasa Sistem Informasi
System yang menciptakan diferensiasi produk:
- Perusahaan dapat menggunakan IT
untuk mengembangkan produk-produk berbeda.
- Menciptakan loyalitas merek
dengan mengembangkan produk yang unik dan baru dan jasa
- Produk dan jasa tidak mudah
diduplikasi oleh pesaing. Contohnya, Dell Corporation.
Sistem yang
Mendukung Ceruk Pasar
Analisis intensif menggunakan data pelanggan untuk mendukung cara-cara baru
menghubungi dan melayani pelanggan yang memungkinkan untuk mengembangkan ceruk
pasar baru untuk produk atau jasa khusus. Contohnya, program frequent guest Hotel
Wyndam
Supply Chain Management dan Sistem Respon Pelanggan Efisien
Sistem yang menghubungkan rantai nilai perusahaan ke rantai nilai pemasok dan
konsumen. System yang secara langsung menghubungkan kembali perilaku konsumen
ke distributor, produksi, dan supply chain. Contoh: Wal-Mart menghubungkan
langsung pembelian pelanggan ke pemasok hampir saat itu juga. pekerjaan pemasok
adalah untuk memastikan produk yang dikirim ke toko untuk menggantikan produk
yang dibeli.
IT pada level organisasi digunakan untuk menghindari beralihnya konsumen ke
pemasok lain dan mengikat mereka pada perusahaan. Biaya penggantian adalah
biaya yang dikeluarkan oleh pelanggan atau perusahaan untuk waktu dan sumber
daya yang terbuang sewaktu berganti dari satu pemasok atau ke sistem pemasok
atau sistem pesaing. Contohnya, Baxter International.
Strategi level-perusahaan dan Teknologi Informasi
Memperluas kompetensi inti, kegiatan di mana perusahaan unggul sebagai pemimpin
kelas dunia. Sistem informasi mendorong berbagi pengetahuan di seluruh unit
bisnis dan karenanya perusahaan meningkatkan kompetensi.
Strategi level-industri dan Sistem Informasi: kekuatan-kekuatan kompetitif dan
perekonomian jaringan. Perusahaan beroperasi di lingkungan lebih besar yang
terdiri dari perusahaan lain, pemerintah, dan bangsa. Kemitraan informasi,
aliansi kerjasama yang dilakukan oleh dua atau lebih perusahaan yang bertujuan
berbagi informasi untuk memperoleh keuntungan strategis. Membantu perusahaan
mendapatkan akses ke pelanggan baru, menciptakan peluang-peluang baru untuk
cross-selling dan penargetan produk.
Model lima kekuatan Porter
Dalam lingkungan yang lebih besar, terdapat lima kekuatan utama atau ancaman:
- Pasar baru pendatang
- Produk dan jasa pengganti
- Pemasok
- Pelanggan
- Perusahaan lain yang bersaing
secara langsung
Model
kekuatan kompetitif, model yang digunakna untuk menjelaskan interaksi dari
pengaruh-pengaruh eksternal, ancaman-ancaman khusus dan peluang-peluang, yang
mempengaruhi strategi dan kemampuan organisasi dalam bersaing. Teknologi
internet telah mempengaruhi struktur industri dengan “
- Memberikan teknologi yang
mempermudah para pesaing untuk berkompetisi dalam hal harga dan para
pemain baru pada pasar.
- Meingkatkan informasi yang
tersedia bagi pelanggan dalm hal harga sehingga meningkatkan bargaining
powernya.
- Menurunkan kekuatan pemasok
- Barang-barang substitusi
Ekosistem
bisnis
IT memainkan peran yang kuat dalam menciptakan bentuk-bentuk baru produk
ekosistem bisnis. Ekosistem bisnis adalah jaringan pemasok, distributor, perusahaan
outsourcing, perusahaan jasa transportasi, dan teknologi manufaktur yang saling
berkaitan. Sebagai contoh, Microsoft: 1 milyar PC di seluruh dunia dan ratusan
ribu bisnis bergantung pada platform Microsoft. EBay: Jutaan orang dan ribuan
perusahaan bisnis menggunakan platform ini. Wal-Mart: Enterprise sistem yang
digunakan oleh pemasok untuk meningkatkan efisiensi
Jaringan Ekonomi
Produk dan layanan IT menunjukkan efek jaringan yang kuat dan berpotensi
menciptakan situasi "winner take all". Jaringan menyebabkan biaya
yang dikeluarkan untuk menambah partisipan lainnya nol atau sedikit, sebaliknya
keuntungan yang diperoleh bisa semakin besar. Bertentangan dengan hukum
penurunan laba pada produk industri dan pertanian. Contohnya, Nilai dari
Internet tumbuh secara eksponensial dengan kenaikan linier pengguna. Karena
perangkat lunak tertentu dapat menjadi standar (seperti sistem operasi Windows
atau Windows Office), orang bisa terkunci ke dalam standar dan nilai Windows
tumbuh karena semakin banyak orang yang menggunakannya.
Strategi yang bagus, menggunakan IT untuk membangun produk dan jasa yang
menyebabkan efek jaringan. Peluang manajemen, Perusahaan menghadapi
perkembangan IT berbasis peluang untuk mendapatkan keunggulan strategis.
Tantangan Manajemen
- Beberapa perusahaan menghadapi
rintangan besar dalam menerapkan sistem kontemporer.
- Setelah keuntungan tercapai,
ada kesulitan dalam mempertahankan keunggulan.
- Organisasi sering tidak dapat
berubah untuk mengakomodasi teknologi baru dengan cukup cepat
Pedoman
Penyelesaian melakukan analisis sistem strategis
- Memahami struktur dan dinamika
persaingan industri dimana perusahaan beroperasi.
- Memahami rantai nilai bisnis,
perusahaan, dan industri
- Mempertimbangkan bagaimana
perusahaan dapat mengelola "peralihan strategis" sebagai usaha
untuk menerapkan sistem yang memberikan keunggulan kompetitif.
Mencari Kalimat Efektif dari Artikel d
Kalimat
internal dan kalimat eksternal
1. Kesalahan
kandungan isi
§ “Dengan mengamati proses bisnis kita
akan dapat melihat atau memahami bagaimana bisnis dalam perusahaan bekerja (salah).”
“mengamati proses bisnis kita akan
dapat melihat bagaimana bisnis dalam perusahaan bekerja.” (benar)
“Dengan mengamati proses bisnis
kita dapat melihat atau memahami bagaimana bisnis perusahaan
bekerja.” (benar)
2. Kesalahan ketidak
lengkapan unsur kalimat
§ “Prosedur standar pengoperasian,
aturan-aturan, prosedur dan praktik-praktik yang seksama yang dikembangkan oleh
organisasi, sehingga untuk dapat mencakup semua situasi yang mungkin
dihadapi.”
3. Kalimat yang
boros
§ “Prosedur standar pengoperasian,
aturan-aturan, prosedur dan praktik-praktik yang seksama yang dikembangkan oleh
organisasi untuk dapat mencakup semua situasi yang mungkin dihadapi.” (salah)
“Prosedur standar pengoperasian,
aturan-aturan, prosedur dan praktik-praktik yang seksama dikembangkan oleh
organisasi untuk dapat mencakup semua situasi yang mungkin dihadapi.” (benar)
“Prosedur standar pengoperasian,
aturan-aturan, prosedur dan praktik-praktik yang seksama dikembangkan oleh
organisasi untuk mencakup semua situasi yang mungkin dihadapi.” (benar)
Membetulkan kesalahan
kalimat
1.Kalimat tanpa
subyek atau kalimat dengan subyek berkata depan
- “Beberapa perusahaan menghadapi rintangan
besar dalam menerapkan sistem kontemporer.” (salah)
“perusahaan menghadapi rintangan
besar dalam menerapkan sistem kontemporer.” (benar)
2 . Kalimat dengan
objek berkata depan
- “Organisasi sering tidak dapat
berubah untuk mengakomodasi teknologi baru dengan cukup cepat.” (salah)
“Organisasi sering tidak dapat
berubah mengakomodasi teknologi baru dengan cukup cepat.” (benar)
3.Konstruksi pemilik berkata depan
- “IT memainkan peran yang kuat dalam menciptakan
bentuk-bentuk produk ekosistem
termilik pemilik
bisnis.”
4. Kalimat yang ‘pelaku’
dan verbalnya tidak berkesesuaian
- “Organisasi adalah birokrasi yang
memiliki fitur-fitur “struktural” tertentu.
5 5. Kesalahan pemakaian
sarana
- “Alasan paling umum dari kegagalan
proyek-proyek besar mengarah kepada hambatan perubahan politikal dan
organisasional.”
“Pada alasan umum kegagalan proyek-proyek besar mengarah kepada
hambatan perubahan politikal dan organisasional."
kalimat inti
- ·
“Produk
dan jasa yang dihasilkan
perusahaan.” = kalimat inti
“produk dan jasa tidak dihasilkan perusahaan.” =
transformasi
“yang dihasilkan perusahaan, produk dan jasa.” =
transformasi
- · “Strategi yang bagus.” = kalimat inti
“strategi yang tidak bagus.” =
transformasi
“strategi itu sangat bagus.”
-
“Perusahaan lain yang bersaing secara langsung.” = kalimat
inti
“Perusahaan lain itu tidak bersaing
secara langsung.” = transformasi
“yang bersaing secara langsung, perusahaan lain.” = transformasi
- “IT membuat organisasi lebih ramping.” = kalimat
inti
“IT membuat organisasi tidak lebih
ramping.” = transformasi
“IT membuat organisasi sangat lebih
ramping.”
- “prosedur dan aturan yang eksplisit.” = kalimat
inti
“prosedur dan aturan itu tidak
eksplisit.” = transformasi
-
“Lingkungan dimana organisasi harus berfungsi.” = kalimat
inti
“Lingkungan dimana organisasi tidak
harus berfungsi.” = transformasi
- "Pesaing, pemasok, dan
pelanggan dari perusahaan = kalimat inti
“pesaing, pemasok, dan pelanggan tidak dari perusahaan.”
= transformasi
- ·
“IT
mengganti biaya modal dan biaya informasi.
= kalimat inti
“IT tidak mengganti biaya modal dan biaya informasi.”=
transformasi
“Biaya modal dan biaya informasi, mengganti IT.” =
transformasi
- ·
“Dasar
kualifikasi teknis untuk posisi jabatan.”
= kalimat inti
"Dasar kualifikasi teknis tidak untuk posisi jabatan.” =
transformasi
http://kumpulan-artikel-ekonomi.blogspot.com/2009/11/sistem-informasi-organisasi-manajemen.html