Arti Sebuah Senyum
Menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia definisi dari senyum adalah gerak tawa ekspresif
yang tidak bersuara untuk menunjukkan rasa senang,gembira,suka,dan lain
sebagainya dengan mengembangkan bibir sedikit. Namun menurut saya Senyum
merupakan ungkapan kebahagiaan seseorang dan rasa senang.
Senyum
itu ibadah, sebuah senyuman yang tulus dan ikhlas datangnya dari hati. Namun
tidak semua senyum itu menandakan kesenangan dan kebahagiaan contoh ketika
orang sedang sedih, marah dan kecewa pasti raut wajah yang terpancar akan berubah menjadi merengut, cemburut,
mengerutkan kening, dan menyeringai membuat orang-orang disekeliling kita tidak
nyaman. Namun ketika seseorang sedang
sedih pasti mereka selalu berusaha untuk menutupi kesedihan tersebut dengan
sebuah senyuman untuk orang-orang yang mereka sayangi. Karena senyum membawa
makna yang besar bagi kehidupan, maka senyum itu bisa disebut ibadah.
Sebuah
senyuman yang indah bisa kita terapkan dimana saja, seperti saat kita sedang bertemu seseorang di kampus,
masjid , dan lain sebagainya. Mulailah biasakan dengan memberikan salam dengan senyuman yang
tulus.
Senyum
dapat membuat perasaan orang disekitar nyaman dan menyejukkan setiap insan yang
memandang, sehingga orang lain ingin mengetahui bagaimana makna dari sebuah senyum.
Pertama senyum itu bisa mencerahkan pikiran dan hati. Kedua, senyum akan
menciptakan keakraban bagi orang lain, dan ketiga senyum bisa membuat kita
menjadi lebih awet muda.
Dengan
demikian biasakanlah memulai hari-hari anda dengan sebuah senyuman yang tulus
dan ikhlas. Karena sebuah senyuman dapat menceriakan kehidupan.
mencari alinea / paragraf dari artikel diatas:
1. kalimat topik
"Senyum merupakan ungkapan kebahagiaan seseorang dan rasa senang"
2. kalimat pengembang
·
Analogi
“Menurut Kamus Besar
Bahasa Indonesia definisi dari senyum adalah gerak tawa ekspresif yang tidak
bersuara untuk menunjukkan rasa senang,gembira,suka,dan lain sebagainya dengan
mengembangkan bibir sedikit. Sedangkan menurut
saya Senyum merupakan ungkapan kebahagiaan seseorang dan rasa senang.”
·
Contoh
“Contoh
ketika orang sedang sedih, marah dan kecewa pasti raut wajah yang terpancar
akan berubah menjadi merengut, cemburut,
mengerutkan kening, dan menyeringai membuat orang-orang disekeliling kita tidak
nyaman.”
·
Definisi
“Senyum
adalah gerak tawa ekspresif yang tidak bersuara untuk menunjukkan rasa
senang,gembira,suka,dan lain sebagainya dengan mengembangkan bibir sedikit.”
·
Proses
“Sebuah
senyuman yang indah bisa kita terapkan dimana saja, seperti saat kita sedang bertemu seseorang di kampus,
masjid , dan lain sebagainya.”
·
Sudut pandang
“Senyum dapat membuat
perasaan orang disekitar nyaman dan menyejukkan setiap insan yang memandang,
sehingga orang lain ingin mengetahui bagaimana makna dari sebuah senyum. Pertama
senyum itu bisa mencerahkan pikiran dan hati. Kedua, senyum akan menciptakan keakraban
bagi orang lain, dan ketiga senyum bisa membuat kita menjadi lebih awet muda.”
·
Kausal
“
Senyum itu ibadah, sebuah senyuman yang tulus dan ikhlas datangnya dari hati. Namun
tidak semua senyum itu menandakan kesenangan dan kebahagiaan.
·
Umum-khusus
“Senyum
dapat membuat perasaan orang disekitar nyaman dan menyejukkan setiap insan yang
memandang, sehingga orang lain ingin mengetahui bagaimana makna dari sebuah senyum.
Pertama senyum itu bisa mencerahkan pikiran dan hati. Kedua, senyum akan
menciptakan keakraban bagi orang lain, dan ketiga senyum bisa membuat kita
menjadi lebih awet muda.”
·
Klasifikasi
“senyum
itu menandakan kesenangan dan kebahagiaan contoh ketika orang sedang sedih,
marah dan kecewa pasti raut wajah yang terpancar akan berubah menjadi merengut, cemburut,
mengerutkan kening, dan menyeringai membuat orang-orang disekeliling kita tidak
nyaman.”
·
Perbandingan dan pertentangan
“Menurut Kamus Besar
Bahasa Indonesia definisi dari senyum adalah gerak tawa ekspresif yang tidak
bersuara untuk menunjukkan rasa senang,gembira,suka,dan lain sebagainya dengan
mengembangkan bibir sedikit. Sedangkan menurut saya Senyum merupakan ungkapan
kebahagiaan seseorang dan rasa senang.”
·
Klimaks dan anti klimaks
“Dengan
demikian biasakanlah memulai hari-hari anda dengan sebuah senyuman yang tulus
dan ikhlas.”
3. kalimat penutup
“Dengan
demikian biasakanlah memulai hari-hari anda dengan sebuah senyuman yang tulus
dan ikhlas. Karena sebuah senyuman dapat menceriakan kehidupan.”






0 komentar:
Posting Komentar